Makanan Sehat Pencegah Wasir BAB Berdarah

Apa penyebab terjadinya Wasir ?

Wasir disebabkan sebab terjadinya pembengkakan pembuluh darah vena yang diakibatkan sebab meningkatnya tekanan di rektum komponen bawah. Berikut ini beberapa elemen yang dapat meningkatkan tekanan tersebut.

Wasir atau sembelit memang tak mematikan, melainkan penyakit yang satu ini jelas akan membikin tak nyaman dan mengganggu kesibukan. Penerita sembelit akan kesusahan dikala duduk atau melaksanakan kesibukan lainnya. Belum lagi jikalau hendak buang air besar, akan terasa sakit di area anus. Pun, kadang kala ada bercak darah yang keluar beriringan feses. Hal ini terjadi sebab adanya pembuluh darah yang meradang dan bengkak di sekitar anus atau di rektum bawah. Dikabarkan dari Medical News Today, ada dua macam sembelit, adalah: sembelit luar yang terwujud di bawah kulit dekat anus dan sembelit internal yang terwujud di anus dan lapisan rektal bawah. Menurut Institut Nasional Diabetes dan Penyakit Pencernaan dan Ginjal (NIDDK), sekitar 50% orang dewasa di atas umur 50 tahun akan menderita sembelit di sebagian spot. Kerentanan terkena sembelit ini mesti menjadi renungan untuk lebih berhati-hati dengan mencegahnya lewat makanan pilihan dan pola hidup yang sehat. Menurut penelitian, makanan yang berserat tinggi dan rendah lemak, seringkali dapat mengurangi atau mencegah gejala sembelit.

Konsultasi Ambeien Wasir

Online 24 Jam

Mengapa makanan berserat tinggi dapat mencegah sembelit? Ini disebabkan oleh serat yang dapat meningkatkan berat tinja, serta mengurangi waktu yang dihabiskan tinja di usus besar (waktu transit usus besar). Serat juga dapat meningkatkan retensi air di usus besar, menjadikan tinja yang lebih lembut dan lebih gampang keluar. Kecuali itu, serat menurunkan tingkat pH di usus besar, yang juga mengurangi waktu transit usus besar, atau waktu yang dibutuhkan makanan untuk lewat usus besar. Menurut Pertanda Diet untuk Orang Amerika 2015-2020, tiap orang mesti berusaha menerima 14 gram (g) serat untuk tiap 1.000 kalori yang dikonsumsi.

Baca Juga : tips melahirkan normal bagi penderita ambeien

Berikut rekomendasi makanan berserat untuk mencegah gejala sembelit atau sembelit:

1. Apel Menurut tulisan yang terbit pada tahun 2020, apel adalah sumber serat makanan yang bagus. Apel berukuran sedang dan kulitnya mengandung sekitar 4,4 g serat, hal inilah yang menjadikan apel salah satu buah paling kaya serat. Serat tak larut yang ditemukan di kulit apel tak rusak selama cara kerja pencernaan dan membantu sebagai efek pencahar.
2. Pir Buah Pir mengandung serat yang tinggi dan senyawa lain yang dapat berkhasiat bagi penderita sembelit. Buah pir dengan kulitnya mungkin mengandung sekitar 6 g serat. Buah pir juga mengandung fruktosa yang berfungsi sebagai pencahar natural.
3. Jagung Satu cangkir jagung manis masak mengandung sekitar 4,2 g serat. Banyak pula orang yang telah menerapkan jagung sebagai obat untuk sembelit sejak zaman kuno. Kecuali serat, jagung juga mengandung antioksidan kuat yang mencegah kerusakan sel pengaruh radikal bebas dan senyawa lain yang dapat membantu mengurangi nyeri.
4. Lentil Kacang-kacangan, seperti lentil, buncis, kacang lima, dan kacang polong, adalah sebagian sumber serat terbaik di luar sana. Satu cangkir lentil yang dimasak mengandung sekitar 15,6 g serat. Dan sebagian penelitian menonjolkan bahwa mengkonsumsi lentil hijau menyebabkan peningkatan berat tinja yang signifikan dan mengurangi waktu yang dihabiskannya di usus besar.

5. Roti Gandum Roti gandum yang tak diproses atau diproses sedikit tentu kaya akan serat tak larut, yang meningkatkan berat feses dan waktu transit usus besar.
6. Berries Buah beri, seperti raspberry, blackberry, dan stroberi, mempunyai rasio kulit-ke-daging yang tinggi, artinya mengandung banyak serat per porsi. Buah-buahan macam beri juga mengandung banyak air, yang membantu melunakkan tinja dan menjaga cara pencernaan konsisten lancar. Lalu, buah beri juga mengandung fruktosa, yang mempunyai efek pencahar natural. Di Indonesia mungkin anda akan lebih sering kali menemui stoberi yang mengandung 2 gram serat di tiap 100 gramnya.
7. Ubi jalar dan kentang Satu ubi jalar panggang ukuran sedang dengan kulitnya mengandung 3,8 g serat. Satu kentang ukuran sedang yang juga dibakar dengan kulitnya mengandung sekitar 3,6 gram serat. Kentang dan ubi jalar memang mengandung serat larut dan tak larut. Sebagian penelitian juga menemukan bahwa serat dari ubi jalar juga mempunyai efek pencahar yang lebih kuat dibandingkan sayuran lainnya. Ubi jalar ini juga demikian itu melimpah dapat kita temui di pasar tradisional Indonesia.

8. Brokoli Satu mangkuk brokoli rebus mengandung sekitar 5,1 g serat. Kecuali itu, brokoli juga mengandung senyawa yang disebut sulforaphane, yang dapat membantu meningkatkan cara kerja pencernaan dan melindungi usus. Dalam sebuah studi tahun 2017, makan 20 g brokoli mentah tiap hari selama 4 minggu dapat meredakan gejala sembelit, menyebabkan buang air besar lebih cepat, mengurangi risiko mengejan.
9. Tomat Tomat mengandung serat dan air, yang dapat meredakan sembelit dan memudahkan buang air besar. Tomat juga mengandung naringenin, antioksidan natural yang ternyata mempunyai efek pencahar pada sebagian format sembelit.
10. Jeruk Kulit bagian dalam yang menutupi daging buah jeruk mengandung banyak serat. Menurut tomat, buah jeruk juga mengandung naringenin, senyawa yang mempunyai efek pencahar yang bagus untuk pencernaan. Jeruk juga mengandung banyak air, yang membantu meringankan sembelit dan melunakkan tinja.
11. Kiwi Menurut FoodData Central, 100 gram buah Kiwi mengandung sekitar 3 gram serat dan banyak air. Penelitian juga menonjolkan bahwa konsumsi buah kiwi dapat bertindak sebagai pencahar, meningkatkan frekuensi dan kemudahan feses keluar, dan meningkatkan massa tinja, yang mengurangi waktu transit usus besar. Buah kiwi juga mengandung enzim zyactinase, yang juga dapat membantu meringankan sembelit dengan meningkatkan pencernaan.
12. Kacang Menurut kacang polong dan kacang-kacangan lainnya, kacang kering mempunyai kandungan serat yang betul-betul tinggi. Kecuali menghindari sembelit dengan memakan makanan yang tinggi serat, anda juga dapat menghindarinya dengan mengurangi makanan yang kaya lemak, gula, atau karbohidrat olahan. Makanan atau minuman yang sebaiknya anda hindari, di antaranya: makanan yang digoreng dan asin, kerupuk dan makanan ringan kemasan lainnya, produk susu berlemak penuh, serta makanan olahan.. Kecuali itu, kurangi juga daging merah, permen dan cokelat, soda, minuman olahraga, minuman energi, dan kopi dengan tambahan susu, gula, atau krim, alkohol, dan asupan kafein yang berlebihan.

Mau Sembuh Dari Ambeien Tanpa Operasi Baca Ini : Obat Ambeien Ampuh

Bagaimana Cara Pemesanannya?

Untuk lebih jelas mengenai cara pemesanan silahkan hubungi kami klik WA di bawah ini

Atau Hubungi Kami Langsung Via Telepon Di Nomor :
087736710838
*) Bisa COD (bayar saat barang sampai)

 

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Shopping Cart